ENSIKLOPEDIA HADITS

 Jilid/Vol, Rp. 3,687,500,-

Jilid/Vol, Rp. 4,000,000,-

ENSIKLOPEDIA HADITS (NEW)

Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang mencintai Nabi saw. sehingga kita bisa bersama beliau di akhirat nanti, di surga. Amin.
Sebagaimana sabda beliau, “Seseorang bersama orang yang dia cintai (di akhirat kelak).” (HR. Muslim)
 
Di antara bukti kecintaan kita kepada Rasulullah SAW adalah mengamalkan sunah-sunahnya; baik berupa perkataan, tindakan, akhlak dan semua keputusan beliau. Nah, bagaimana cara mengetahui dan mengamalkan sunah-sunah beliau?
Jawabannya adalah dengan membaca buku-buku hadits. Saat ini banyak beredar buku-buku terjemahan kitab hadits, namun kebanyakan hanya berupa ringkasan dari buku aslinya. Dan tidak sedikit pula yang diterjemahkan tidak sesuai dengan makna aslinya, sehingga memberikan pemahaman yang keliru. Akibatnya, salah dan keliru juga dalam pengamalan.
Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi. Sekarang, telah hadir terjemahan kitab hadits 6 imam PERTAMA DI INDONESIA. Dikemas dengan desain yang elegant, penataan yang sempurna dan tampilan yang menarik sehingga membuat Anda merasa nyaman membacanya, dan mudah dipahami.
Buku ini dikemas dalam 8 jilid hard cover yang terdiri dari 6 kitab Imam Hadits Terkenal:
– Kitab Shahih Imam Bukhari 2 jilid (Kitab paling shahih setelah al-Qur`an)
– Kitab Shahih Imam Muslim 2 jilid (Kitab kedua paling shahih setelah al-Qur`an)
– Kitab Sunan Abu Daud
– Kitab Jami’ Tirmidzi
– Kitab Sunan an-Nasa`i
– Kitab Sunan Ibnu Majah
 ✿‿✿
 Kitab Shahih Bukhari

SHAHIH  AL BUKHARI 1 & 2

Imam Bukhari, seorang ulama hadits terkemuka di dunia. Hadits-hadits yang beliau riwayatkan memiliki derajat keshahihan paling tinggi. Bukan sesuatu yang berlebihan, apabila para ulama memberinya gelar Amirul Mu’minin fil Hadits (Pemimpin Kaum Mukminin dalam Bidang Hadits).

Imam Bukhari lahir di Bukhara tahun 194 Hijriyah. Nama lengkapnya Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Bukhari, biasa dipanggil Abu Adullah. Perjalanan hidupnya begitu mengesankan. Saat masih kecil, kedua matanya buta. Namun sang Ibu tak pernah putus asa mendoakannya, hingga akhirnya Allah menyembuhkannya. Beliau sudah memulai pengembaraan sejak usianya baru berusia sepuluh tahun. Kota-kota Balkh, Naisabur, Rayy, Baghdad, Kufah, Mekah, Mesir, dan Syam menjadi bagian dari perjalanan ilmiahnya. Tidak heran jika guru dan muridnya ada di mana-mana.

Kecerdasan dan kekuatan hafalan beliau tidak terbantahkan. Kerja keras beliau dalam mengumpulkan dan menyeleksi hadits sungguh menakjubkan. Bayangkan, beliau menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk menemui para perawi hadits di berbagai Negara. Di antaranya, Bashrah, Mesir, Hijaz (Mekah dan Madinah), Kufah, , Baghdad, samapai Asia Barat. Dari kota-kota itu beliau bertemu 80 ribu perawi hadits. Kemudian dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal ratusan ribu hadits.

Kitab Shahih MuslimSHAHIH MUSLIM 1 & 2

Shahih Muslim adalah kitab hadits tershahih setelah Shahih Al-Bukhari. Derajat keshahihan keduanya bisa dikatakan sejajar. Sebab itu, ulama menyebut dua kitab ini dengan istilah ash-shahihain (dua kitab hadits shahih). Kedua penulisnya juga disebut  asy-syaikhain. Istilah yang digunakan untuk menyatakan dua guru besar hadits terbaik.

Meski secara umum Shahih Al-Bukhari lebih shahih secara periwayatan, namun para ulama menilai tidak semua hadits Al-Bukhari selalu lebih shahih dibanding hadits Muslim, begitu pula sebaliknya. Bahkan para ulama yang berpihak pada keunggulan kitab ini menilai bahwa Imam Muslim lebih sistematis dalam menyusun kitabnya disbanding al-Bukhari, yang tidak lain adalah gurunya. Imam Muslim menyeleksi 3033 hadits secara ketat dan sekitar 300 ribu hadits yang diterimanya.

Abu DawudSUNAN ABU DAWUD

Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy-ats al-Azdi as-Sijistani (202-275 H) adalah ulama hadits terkemuka pada zamannya. Ibnu Hibban berkata “Abu Dawud merupaka salah seorang Imam besar dunia yang menguasai fiqih, kaya ilmu, memiliki hafalan kuat, ahli ibadah, berkeperibadian, wara’ dan penuh ketekunan. Beliau menyusun berbagai kitab untuk untuk membela sunah Nabi.  “Ibnu Mandah berkata, “orang yang memisahkan antara hadits yang shahih dan yang bermasalah, antar hadits yang benar dan yang salah ada empat: Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan Nasa’i.”

Adz-Dzhahabi juga menukil perkataan salah seorang ahli hadits, “Seandainya seseorang tidak mempunyai ilmu kecuali dari mushaf a—Qur’an dan kitab (Sunan Abu Dawud) ini, dia tidak membutuhkan ilmu dari kitab lain sama sekali. “ Perkataan ini tidak berarti mengesampingkan kitab-kitab hadits yang lain. Akan tetapi, perkataan tersebut menunjukkan betapa pentingnya kedudukan kitab Suna Abu Dawud di dalam khazanah ilmu hadits.

TirmidziJAMI’AT  TIRMIDZI

Melalui kitab ini, imam Tirmidzi ingin menghimpun dua metode penyusunan hadits yang terdapat dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Muslim. Metode penyusunan yang digunakan oleh Imam Bukhari menitikberatkan penempatan sebuah hadits berdasarkan hasil istinbat fiqih, sedangkan Imam Muslim berdasrkan lafaz. Imam Tirmidzi memadukan dua metode tersebut dengan meletakan susunan hadits berdasarkan lafaz seperti yang dilakukan Imam Muslim, lalu memberikan istinbat fiqih seperti yang dilakukan Imam bukhari.

Keistimewaan lain dari kitab ini adalah pembahasan yang lebih luas bila dibandingkan dengan kitab Bukhari dan Muslim. Beliau mengkaji satu persatu hadits-hadits yang terkandung di dalamnya. Selain itu, beliau juga menyebutkan istilah-istilah baru, permasalahan-permasalahan ilmiah dalam hadits, termasuk fiqih hadits.

An-nasa'iSUNAN AN-NASA’I

Lahir di kota Nasa tah telah un 215 H, sejak kecil beliau telah menuntut ilmu dan berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya. Khurasan, Irak, Hijaz, Mesir, dan Syam disambangi demi mendapatkan riwayat hadits. Beliau sebagaimana yang disebutkan Imam Hakim menjadi ulama paling faqih di Mesir pada masa itu sekaligus orang yang paling mengetahui hadits-hadits dan para perawinya. Beliau adalah Ahmad bin Syu’aib Abu Abdurrahman an-Nasa’i.

Imam ad-Daraquthni  berkata, “Abu Abdurrahman terdepan dalam ilmu hadits dibandingkan seluruh ahli hadits pada zamannya, “Imam ad-Daraquthni  juga pernah bercerita tentang seorang ulama bernama Abu Bakar bin al-haddad asy-Syafi’I . Sang ulama ini sering mengambil hadits dari Imam an-Nasa’I menjadi hujjah antara diriku dengan Allah. “Bahkan Imam Tajuddin as-Subki pernah bertanya kepada Imam adz-Dzhahabi, “Siapakah yang lebih kuat hafalannya, Muslim bin al-Hajjaj penulis Shahih Muslim atau  an Nasai’I?” Beliau menjawab, “An-Nasaa’I.” lalu Imam Tajuddin as-Subki menanyakan hal itu kepada ayahnya, Imam Taqiyyuddin as-Subki. Ternyata beliaupun menyatakan hal yang sama.

ibnu MajahSUNAN IBNU MAJAH

Abu Abdullah Muhammad bin Yazid yang popular dengan nama Ibnu Majah, lahir pada tahun 209 H di kota Qazwin. Beliau mengawali pendidikannya di kota ilmu tersebut dengan mempelajari  al-Qur’an dan menghafalnya. Kemudian beliau mendatangi halaqah para muhaddits dari masjid ke masjid untuk mendapatkan riwaya hadits.

Pada usia 22 tahun beliau pergi berguru kepada para ulama di berbagai kota pusat ilmu pengetahuan saat itu, seperti Khurasan, Bashrah, Kufah, Baghdad, Mekah, madinah, dan Mesir. Setelah 15 tahun berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, dari satu guru ke guru lain, akhirnya beliau kembali ke Qazwin. Disinilah beliau mulai menulis berbagai karya dan mengajarkan hadits kepada para penuntut ilmu yang datang dari berbagai wilayah.

Segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabatnya.

kelebihan buku ini
kelebihan buku ini1
tampak depantampak samping
lounching
8 Jilid/Vol, Rp. 4,400,000,-

 

Informasi dan Pemesanan Buku
CP (Contact Person) : 081220850444, BBM : 7656CFCD
LINE : Heki Winar.

Shipping supported by: JNE, TIKI, POS INDONESIA

pengiriman

Untuk permintaan COD (cash on delivery) hanya bisa kami layani untuk wilayah Bandung dan sekitarnya atau di titik point yang ada direct selling kami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s